Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kompetensi tenaga kesehatan, Klinik Pertamina IHC kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan profesional berupa webinar bertajuk “Penanganan Emergensi dan Penerapan SOP di DCU dan Klinik UKK.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025, dan diikuti dengan antusias oleh 130 peserta yang terdiri dari perawat dan tenaga medis dari berbagai unit Klinik Pertamina IHC.
Webinar ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu dr. Amallia Farahlika dan dr. Thomas Aquino da Gomez, yang membagikan wawasan mendalam mengenai tata laksana situasi emergensi di lingkungan klinik serta pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten. Kedua narasumber juga menekankan bahwa kesiapsiagaan dan kecepatan penanganan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan pasien dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Selain membahas aspek teknis, para peserta juga diajak untuk memahami pentingnya kolaborasi antar tim medis dalam menghadapi kasus-kasus gawat darurat. Melalui sesi interaktif dan studi kasus yang dibawakan, peserta dapat meninjau kembali prosedur yang selama ini diterapkan di unit kerja masing-masing serta memperoleh pemahaman baru tentang cara meningkatkan efisiensi dan koordinasi di lapangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Klinik Pertamina IHC dalam mendukung program “Rise Up for Better Service”, yang berfokus pada peningkatan mutu pelayanan dan kompetensi sumber daya manusia. Dengan adanya kegiatan pelatihan dan pembelajaran berkelanjutan seperti ini, Klinik Pertamina IHC berharap seluruh tenaga kesehatan dapat terus berkembang, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di dunia pelayanan medis modern.

Melalui webinar ini, Klinik Pertamina IHC menegaskan perannya sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga pada pengembangan kompetensi internal. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan di DCU maupun Klinik UKK, serta memperkuat budaya kerja profesional dan berintegritas di lingkungan IHC.





