Pada Jumat pagi, 28 November 2025, Klinik Pertamina IHC menggelar aksi penghijauan di area taman/halaman Head Office sebagai bagian dari peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia. Kegiatan ini bertujuan mendukung pelestarian alam sekaligus memperindah lingkungan kerja sebuah langkah simbolis namun penuh makna dalam semangat sosial dan keberlanjutan.

Kegiatan penanaman ini dipimpin oleh Ibu Devi Desianti Pritasari, Direktur Klinik Pertamina IHC, bersama jajaran manajemen dan perwakilan perwira. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sebagai institusi layanan kesehatan, Klinik Pertamina IHC tidak hanya berkomitmen terhadap kesehatan individu tetapi juga terhadap kesehatan lingkungan. Kepedulian terhadap alam merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sebuah refleksi bahwa kesehatan manusia tidak terpisah dari kondisi lingkungan sekitar.

Tiga batang pohon tabebuya ditanam secara simbolis di area taman kantor, pilihan ini diambil karena tabebuya dikenal sebagai pohon dengan nilai estetis tinggi dan mampu mendukung penghijauan lingkungan. Dengan batang yang menjulang dan bunga yang indah, pohon tabebuya akan mempercantik lingkungan kantor sekaligus membantu memperbaiki kualitas udara dan memberikan kesejukan.
Setelah penanaman, momentum ini dijadikan momen kebersamaan seluruh pihak di Klinik Pertamina IHC manajemen, staf, perwira untuk merawat tanggung jawab bersama terhadap alam. Foto bersama pada akhir acara menjadi dokumentasi komitmen bersama: bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas individu, melainkan tanggung jawab kolektif sebuah institusi.

Langkah yang telah dilakukan oleh Perwira Klinik Pertamina IHC menjadi pesan penting bahwa layanan kesehatan idealnya juga merangkul aspek lingkungan dan sosial. Melalui aksi sederhana seperti menanam pohon, klinik menunjukkan bahwa kontribusi bagi planet ini tidak selalu harus spektakuler kadang hal kecil sudah berarti banyak. Semoga penanaman ini tumbuh dan memberi manfaat nyata, serta menginspirasi organisasi lain untuk turut serta menjaga bumi bersama.





